
Tips sederhana membackup tabel partisi. Hasil backup bisa Anda gunakan untuk membuat tabel partisi yang sama persis di harddisk lain. Sangat berguna, misalnya untuk mengganti harddisk pada sistem software RAID.
Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, untuk melihat tabel partisi, kita gunakan perintah fdisk -l
fdisk -l /dev/sda
Output dari perintah di atas, untuk harddisk yang saya punya, seperti di bawah ini.
Disk /dev/sda: 320.0 GB, 320072933376 bytes 255 heads, 63 sectors/track, 38913 cylinders Units = cylinders of 16065 * 512 = 8225280 bytes Device Boot Start End Blocks Id System /dev/sda1 * 1 13 104391 fd Linux raid autodetect /dev/sda2 14 2563 20482875 fd Linux raid autodetect /dev/sda3 2564 3073 4096575 fd Linux raid autodetect /dev/sda4 3074 38913 287884800 5 Extended /dev/sda5 3074 38913 287884768+ fd Linux raid autodetect
Untuk membuat tabel partisi yang sama persis dengan tabel partisi di atas, Anda bisa membuatnya secara manual, atau bisa menggunakan cara yang mudah, menggunakan bantuan sfdisk.
Dump tabel partisi menggunakan sfdisk
sudo sfdisk -d /dev/sda > tabel_partisi_sda.txt
Dan untuk membuat tabel partisi yang sama, di harddisk lain, misalnya di /dev/sdb
sudo sfdisk /dev/sdb < tabel_partisi_sda.txt
Hati-hati, dalam menuliskan perintah di atas. Salah menuliskan device harddisk, bisa membuat data Anda rusak atau hilang sama sekali.
