
Instalasi DNS server menggunakan bind9 di Ubuntu dalam sistem chroot. Anda akan dikenalkan pada beberapa record penting, yang harus Anda pahami ketika mengadministrasi sebuah domain di DNS server Anda.
Instalasi Bind dalam sistem chroot
Mengapa instalasi nya dalam chroot? Karena bind ini memiliki sejarah yang panjang dalam urusan lubang keamanan (sering ditemukan celah, yang menyebabkan sistem Anda bisa dicrack melalui bind), maka kita lakukan instalasi dalam lingkungan yang terbatas/chroot.
Instalasi paket
sudo apt-get install bind9
Stop dulu, sebelum kita lanjutkan ke tahapan chroot
sudo /etc/init.d/bind9 stop
Konfigurasi chroot
sudo mkdir -p /var/lib/named/etc sudo mkdir /var/lib/named/dev sudo mkdir -p /var/lib/named/var/cache/bind sudo mkdir -p /var/lib/named/var/run/bind/run sudo mv /etc/bind /var/lib/named/etc sudo ln -s /var/lib/named/etc/bind /etc/bind sudo mknod /var/lib/named/dev/null c 1 3 sudo mknod /var/lib/named/dev/random c 1 8 sudo chmod 666 /var/lib/named/dev/* sudo chown -R bind:bind /var/lib/named/var/* sudo chown -R bind:bind /var/lib/named/etc/bind
Sunting Berkas /etc/default/bind9, cari baris seperti di bawah ini,
OPTIONS="-u bind"
Lalu ganti menjadi,
OPTIONS="-u bind -t /var/lib/named"
Setelah itu, start kembali bind,
sudo /etc/init.d/bind9 start
Sekarang instalasi chroot dns sudah selesai. Kita lanjutkan ke tahapan berikutnya.
Format Penulisan berkas Domain di Bind
Ini adalah bagian yang paling rumit tapi juga penting. Dengan memahami cara penulisan record domain di bind, Anda dijamin bisa mengelola domain dengan baik.
Misal, Anda ingin membuat domain baru, perusahaan.com. Maka langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat berkas baru yang isinya kira-kira seperti di bawah ini.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 | $TTL 7200 ; 2 hours
@ IN SOA ns1.perusahaan.com. hostmaster.perusahaan.com. (
2009060708 ; serial
7200 ; refresh (2 hours)
3600 ; retry (1 hour)
604800 ; expire (1 week)
10800 ; minimum (3 hours)
)
NS ns1.perusahaan.com.
NS ns2.perusahaan.com.
A 192.168.1.2
MX 10 mail1.perusahaan.com.
MX 20 mail2.perusahaan.com.
mail1 A 192.168.1.11
mail2 A 192.168.1.12
ns1 A 192.168.1.3
ns2 A 192.168.2.3
pop CNAME mail1
smtp CNAME mail1
webmail CNAME mail1
www A 192.168.1.2 |
Mari kita pelajari beberapa record yang ada di berkas tersebut.
SOA record
@ IN SOA ns1.perusahaan.com. hostmaster.perusahaan.com.
SOA (Start of Authority) adalah catatan dimana berkas zona/domain tersebut pertama kali dibuat. Ini juga bisa diartikan sebagai master DNS.
Sedangkan kolom berikutnya adalah kontak email, hanya saja @ disini digantikan dengan titik. Jadi dari baris di atas bisa kita simpulkan kontak emailnya adalah hostmaster@perusahaan.com.
NS record
NS (Name Server) adalah catatan yang menentukan server mana yang akan menjawab atau melayani informasi seputar DNS untuk sebuah domain.
Sebuah domain bisa memiliki banyak NS record. Semakin banyak NS server yang Anda definisikan, berarti semakin banyak pula yang bisa melayani (tentunya harus di setup juga proses master/slave utk proses propagasi data). Disarankan lokasi NS yang satu dan lainnya, ada di jaringan yang berbeda. Jadi kalau ada satu network yang terputus, NS server di jaringan yang lain masih bisa memberikan layanan.
MX record
MX (Mail Exchange) adalah catatan yang menentukan kemana sebuah email akan dikirim. Dalam record MX ini, ada variabel tambahan yaitu priotity.
Priority ini adalah angka yang menunjukkan skala prioritas, yang bisa Anda isi dari mulai 0 s.d 65536. Semakin kecil angkanya, semakin tinggi prioritasnya.
Jadi kalau Anda lihat di contoh di atas, maka mail1.perusahaan.com adalah tujuan pertama email akan dikirim, jika server mail1 ini tidak bisa diakses, maka email akan dikirim ke mail2.
A record
A (atau biasa disebut sebagai host record) merupakan inti dari DNS. A record adalah pemetaan dari nama ke alamat ip. Pemetaan ini tidak harus satu ke satu, beberapa nama yang berbeda bisa Anda petakan ke satu buah alamat IP yang sama.
Misal,
cecep A 192.168.1.13 mahbub A 192.168.1.13
Lihat juga record CNAME.
CNAME record
CNAME (Canonical Name) adalah alias. Jadi jika pada contoh di atas saya tulis, pop CNAME mail1, maka pop adalah nama lain untuk host mail1.
Dalam beberapa kasus, CNAME tidak disarankan. Misal mengisi alamat MX record dengan sebuah record CNAME. Karena akan menambah satu proses query ke DNS, dan itu tidak efisien.
Untuk informasi dasar seputar DNS ini silahkan Anda baca Basic Guide to DNS sebuah tulisan dari google.
Membuat Zona Baru
Karena kita sedang berbicara instalasi bind9 di Ubuntu, maka kita pakai cara ubuntu saja, dan kalau menggunakan distro lain tentunya harus menyesuaikan.
Tadi kita sudah buat berkas baru yang berisikan record-record utk domain yang akan kita kelola. Sekarang kita simpan berkas tersebut dengan nama db_perusahaan.com, simpan di /etc/bind/.
Pastikan hak akses dan kepemilikannya sudah betul
sudo chmod 644 /etc/bind/db_perusahaan.com sudo chown bind:bind /etc/bind/db_perusahaan.com
Lalu sekarang kita sunting berkas /etc/bind/named.conf.local, buat baris baru seperti berikut,
1 2 3 4 | zone "perusahaan.com" {
type master;
file "/etc/bind/db_perusahaan.com";
}; |
Setelah itu, konfigure ulang bindnya.
sudo rndc reload
Cek dan ricek menggunakan dig
Untuk mengecek SOA record, termasuk didalamnya adalah serial dari zona yang baru kita buat, jalankan perintah berikut,
dig @localhost soa perusahaan.com
Untuk mengecek MX record, gunakan perintah berikut,
dig @localhost mx perusahaan.com
Untuk mengecek A record atau CNAME record, kita tinggal query hostnamenya saja. Misal, cek www.perusahaan.com,
dig @localhost www.perusahaan.com
Pemecahan Masalah
Kalau ada masalah, jangan buru-buru menyerah, atau bertanya ke google. Biasanya solusinya ada didekat-dekat kita juga. Mari kita lihat.
Lihat Log
Di Ubuntu, log yang harus diperiksa adalah /var/log/daemon.log, lihat disitu seharusnya ada clue buat Anda.
Kurang Titik!
Masalah yang sering terjadi dalam mengkonfigurasi DNS adalah kurang teliti dalam membuat zona domain. Kurang titik bisa membuat zona yang kita buat salah. Perhatikan gambar di bawah ini, lalu teliti kembali berkas db_perusahaan.com yang sudah Anda buat tadi.
Masalah AppArmor
Di Ubuntu server defaultnya sudah terinstall aplikasi apparmor, yang kalau di fedora padanannya tuh SELinux. Sama-sama berfungsi untuk menambahkan layer security, tapi kadang bikin mumet proses konfigurasi.
Untuk proses troubleshoot, coba matikan dulu apparmor
sudo /etc/init.d/apparmor stop
Jika ingin membuang paketnya,
sudo dpkg --purge apparmor apparmor-utils
DNS Server dengan Bind9
- Instalasi DNS Server di Ubuntu menggunakan Bind9
- Membuat Secondary DNS Server
- Belajar dig (DNS lookup utility) melalui contoh







67 Komentar
Pak ,saya udah mengkuti tahapan awal tutorial di atas,
tapi pada saat saya start, kok bind9 nya fail y
apa yang terjadi pak ?
mungkin apparmornya masih jalan. coba dimatikan dulu
hehehe…
sippphh Pak ok
$TTL 7200 ; 2 hours @ IN SOA ns1.perusahaan.com. hostmaster.perusahaan.com. ( 2009060708 ; serial 7200 ; refresh (2 hours) 3600 ; retry (1 hour) 604800 ; expire (1 week) 10800 ; minimum (3 hours) ) NS ns1.perusahaan.com. NS ns2.perusahaan.com. A 192.168.1.2 MX 10 mail1.perusahaan.com. MX 20 mail2.perusahaan.com. mail1 A 192.168.1.11 mail2 A 192.168.1.12 ns1 A 192.168.1.3 ns2 A 192.168.2.3 pop CNAME mail1 smtp CNAME mail1 webmail CNAME mail1 www A 192.168.1.2ini setting dmn Pak????
terima kasih
bisa dibaca lagi di tulisan di atas, menurut contoh di tulisan ini, harus disimpan di
/etc/bind/db_perusahaan.com.Terima kasih Pak Cecep
akhirnya DNS saya jalan…
Terima kasih
terus berkarya lebih baik lagi !!!
Hidup Teknologi di Indonesia
Pak saya masih awam tentang dns, Yang mau saya tanya nama domain perusahaan itu nama domain yang kita beli di hosting bukan?
Klo kita buat mail server sendiri tapi tidak memiliki ip public bisa tidak diakses dari internet/bukan lokal? Gimana pengaturan shorewallnya agar mail server kita dapat diakses di internet ?
Itu dulu pak yang baru bisa tanya, lain waktu saya tanya lg deh, Makasih buat jawabannya.
@daryus
jika nama domain ingin dikenali di internet, maka domain tersebut harus yang terdaftar melalui registrar-registrar. salah satunya bisa dibeli via jasa hosting.
agar mail server bisa diakses dari internet, tentu saja Anda harus memiliki minimal satu IP address publik.
jika tidak memiliki IP publik, maka salah satu solusi gratisnya adalah menggunakan google apps. hosting email di google, menggunakan domain Anda sendiri.
mas. maksut dari “ns1.perusahaan.com. hostmaster.perusahaan.com.”
yang ns1 dan hostmaster itu maksudnya apa? apakah hrs diisi seperti itu?
dan mksud dari :
mail1 A 192.168.1.11
mail2 A 192.168.1.12
ns1 A 192.168.1.3
ns2 A 192.168.2.3
itu apa?
ns1.perusahaan.com adalah dns server yang berperan sebagai master, atau tempat zona master disimpan.
hostmaster.perusahaan.com adalah alamat kontak email, dengan titik pertama sebagai pengganti @, jadi itu dibacanya, hostmaster@perusahaan.com
yang dibawah itu coba baca lagi bagian A record.
mlanjutkan pertanyaan saya di Membuat Secondary DNS Server
IP DNS server : 172.16.34.1
yang mau di konfigurasi yaitu supaya menjadi nama (bukan IP lagi) yaitu:
172.16.34.11 menjadi Alfa (misalnya)
172.16.34.100 menjadi Beta
172.16.34.203 menjadi Caca
172.16.34.204 menjadi Dinda
yang aku bingung ke empat IP itu semua dikonfigurasi jadi satu pada
/etc/bind/named.conf.options atau bagaimana?
dan untuk IP dns servernya ditaruh dimana nya?
pada tulisan anda, ada IP 192.168.1.2, kalau disamakan dalam studi kasus saya itu termasuk IP dns server (172.16.34.1) atau kempat IP yang lain , yaitu:
172.16.34.11 menjadi Alfa (misalnya)
172.16.34.100 menjadi Beta
172.16.34.203 menjadi Caca
172.16.34.204 menjadi Dinda
mohon bantuanya dan pencerahanya
@hasan:
pertama, di dns dikenal konsep domain. jadi bukan hanya alfa, beta, caca atau dinda, tapi biasanya ditulis atau dikenal sebagai alfa.hasan.com atau beta.hasan.com. lengkap, nama dan domainnya.
jadi untuk kasus Anda pilih dulu domain yang mau digunakan. misal domain yang ingin Anda gunakan hasan.com
maka langkah selanjutnya adalah membuat konfigurasi di berkas
/etc/bind/named.conf.local, tambahkan baris baruzone "hasan.com" { type master; file "/etc/bind/db_hasan.com"; };langkah berikutnya adalah membuat berkas untuk zona hasan.com, buat berkas baru di
/etc/bind/db_hasan.comIsinya,
$TTL 7200 ; 2 hours @ IN SOA ns1.hasan.com. hostmaster.hasan.com. ( 2009090500 ; serial 7200 ; refresh (2 hours) 3600 ; retry (1 hour) 604800 ; expire (1 week) 10800 ; minimum (3 hours) ) NS ns1.hasan.com. ns1 A 172.16.34.1 alfa A 172.16.34.11 beta A 172.16.34.100 caca A 172.16.34.203 dinda A 172.16.34.204kalau tidak ada domain apakah tidak bisa?
soalnya untuk jaringan lokal
kalau tidak ada domain apakah tidak bisa?
soalnya untuk jaringan lokal, dan yang
IP 172.16.34.11 –> menjadi alfa itu berfungsi sebagai proxy, supaya bisa akses internet, sedangkan
IP 172.16.34.100 –> menjadi beta itu berfungsi sebagai samba server.
@hasan di dns Anda HARUS menggunakan nama domain secara lengkap.
domain disini bukan domain kontroller di windows, tapi hanya nama saja. sudah dicoba apa yang saya sarankan di atas?
lalu apa hubungannya dengan fungsi-fungsi server itu dengan dns? gak ada masalah sama sekali, justru dns bisa membantu user untuk mengingat nama server (tidak perlu mengingat ip).
jika Anda sudah set misalnya ip 172.16.34.11 sebagai proxy.hasan.com, maka user yang akan mengakses internet tidak harus mengisi dengan ip 172.16.34.11 lagi, tapi bisa diganti dengan alamat proxy.hasan.com.
yang saya maksut bukn domain windows, tapi domain yang di internet.
maslahnya gk punya domain (seperti hasan.com, blablabla.com, dan sejenisnya)
apakah bisa, kita kasih nama sendiri domain tersebut meskpun kita tidak mempunyai / tidak berlangganan domain ?
kalau memang niatnya cuma ingin dikenali di LAN, gak perlu daftar/beli domain. bikin saja nama domain sendiri sesuka Anda.
client akan tetap bisa mengenali nama-nama itu, kalau mereka di set DNS servernya ke server dns yang dibuat di LAN.
mas, makasih yah,
semoga ilmunya terus ditambah sama alloh swt
setelah mencoba akhir nya berhasil juga….
makasih1000x lagi
mas cecep, aku sudah konfigurasi seperti yg diatas, namun pada saat aku test dengan perintah , misalnya dig alfa.achmad.ac.id tidak sukses, dan ada pesan :
global options: printcmd
connection time out; no servers could be reached.
padahal IP yhang aku pakai DNS, pas aku ping bisa
mohon bantuanya.
coba matikan dulu apparmornya, kalau pakai ubuntu server seingat saya apparmor otomatis diaktifkan.
trus coba testnya begini:
maaf mas mau tanya,kenapa dns saya kalo di dig ipnya muncul
tetapi klau di ping malah error??
dig -x 192.168.1.17
; <> DiG 9.6.1-P1 <> -x 192.168.1.17
;; global options: +cmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER< <- opcode: QUERY, status: NXDOMAIN, id: 36279
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 0, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 0
;; QUESTION SECTION:
;17.1.168.192.in-addr.arpa. IN PTR
;; AUTHORITY SECTION:
1.168.192.in-addr.arpa. 86400 IN SOA ns.intra.datindo. root.intra.datindo. 2000072801 28800 7200 604800 86400
;; Query time: 0 msec
;; SERVER: 127.0.0.1#53(127.0.0.1)
;; WHEN: Tue Sep 8 16:07:21 2009
;; MSG SIZE rcvd: 100
klo di ping
ping http://www.intra.datindo
ping: unknown host http://www.intra.datindo
coba di cek nya seperti ini
mas cecep, masalh saya yg diatas udah teratasi, tapi masalah muncul lagi
pada saat aku ping di mesin server DNS server itu sendiri dengan perintah
ping alfa.achmad.ac.id bisa/ terdeteksi, tetapi pada saat aku ping di mesin lain (mesin komp alfa dan mesin komp yg lanya yg terhubung dengan LAN) dengan perintah yang sama: ping alfa.achmad.ac.id, tidak bisa.
padahal kalau aku coba ping dengan IP semuanya bisa.
mohon bantuanya
mas saya sudah mencoba dengan dig http://www.intra.datindo dan hasil nya
dig http://www.intra.datindo
; <> DiG 9.6.1-P1 <> http://www.intra.datindo
;; global options: +cmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: SERVFAIL, id: 45154
;; flags: qr rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 0, AUTHORITY: 0, ADDITIONAL: 0
;; QUESTION SECTION:
;www.intra.datindo. IN A
;; Query time: 0 msec
;; SERVER: 127.0.0.1#53(127.0.0.1)
;; WHEN: Wed Sep 9 07:54:36 2009
;; MSG SIZE rcvd: 35
tapi kenapa keluaran hasilnya berbeda ya mas?lain dengan mengecek menggunakan dig -x 192.168.1.17,mohon bantuannya
oh iya maaf,satu lagi mas,he2…
ketika saya ketik di browser http://www.intra.datindo berhasil keluar tulisan “it works”
tetapi ketika saya refresh malah error,dan tulisan di browser malah berubah menjadi ns.intra.datindo.. apa saya salah menulis file db nya??
maaf maklum newbi mas. makasih
@hasan di client/komputer lain sudah di set konfigurasi dns nya agar menggunakan IP dns server yang baru dibuat?
kalau di windows, periksa dengan perintah ini,
kalau di linux, periksa konfigurasinya di
/etc/resolv.conf@vash:
sudah dibuat zona nya?
sudah dicek lagi apakah ada kelebihan atau kekurangan titik di berkas db_perusahaan.com nya?
periksa juga log named di /var/log/daemon.log
utk apache, itu hubungannya dengan virtualhosts di apache. diluar topik bahasan dns ini.
kalau yang di: /etc/resolv. conf
aku isi dengan:
search achmad.ac.id
name server 192.168.1.90 –> IP DNS server
name server 127.0.0.1 –> localhost
apakah ada yg kurang?
@hasan: itu ip dns server yang baru dibuat kan? bukan ip dns server nya punya isp
trus localhost buat apa?
iya, itu IP nya DNS server achmad.ac.id
maaf, mksut dari IP nya ISP itu apa?
btw, konfigurasi di /etc/resolv.conf nya itu yang benar adalah nameserver (digabung, gak pake spasi).
nameserver 192.168.1.90
coba cek di clientnya itu pakai perintah ini.
pastikan jg tidak ada masalah dengan firewall di sisi server dns.
iya, maksut saya digabung penulisanya, cuman salah ketik disini, heheehe
aku cek pakae pernitah spt yg diatas, pada komputer alfa.achmad.ac.id dan kompueter DNS server achmad.ac.id
( dig @192.168.1.90 alfa.achmad.ac.id ) hasilnya:
Query: 1, Answer: 1, Authority: 1, Additional: 1
dan dibawahnya ada tulisan lagi.
tetapi, saat aku ping dengan memakai komputer yang merupakan komputer dari alfa.achmad.ac.id (192.168.1.3) dan juga komputer lainya, selain komputer DNS server (192.168.1.90)
hasilnya unknown host alfa.achmad.ac.id
kenapa ya?
itu di client/komputer lain sudah diset dns nya ke ip 192.168.1.90?
apakah yg dimaksut di komputer alfa.achmad.ac.id (192.168.1.3) ?
caranya gmn mas? maaf, masih baru dengan hal yg ginian.
Logikanya begini. Semua data nama-nama komputer tersebut sudah dimasukkan di dns server. nah agar komputer-komputer lain bisa mengenali nama itu, maka mereka harus bertanya ke dns server tadi.
caranya, set konfigurasi dns di komputer-komputer tersebut, arahkan ke ip dns server.
btw, komputer 192.168.1.3 OS nya apa? kalau linux set di /etc/resolv.conf, masukkan nameserver 192.168.1.90
kalau windows ada di konfigurasi jaringannya, cari saja pasti ketemu cara ngeset dns.
pakai ubuntu server mas. di /etc/resolv.conf hanya ditambahin :
nameserver IP DNS server ya mas..! gk ada yg lain nya?
terima kasih mas telah meluangkan waktunya untuk menjawab pertanyaan saya…
@hasan:
ya bisa juga ditulis spt ini
kalau di cek dari dns servernya sendiri bagaimana? trus kalau dari komputer lain bagaimana.
copy paste ke sini hasilnya. dalam proses troubleshooting, sebaiknya biasakan untuk tidak menyimpulkan sendiri hasil output. copy pastekan saja yang ada di layar Anda.
btw, sebelum bertanya kembali, silakan baca juga artikel lainnya cara menggunakan dig
gmn bisa kopi paste.. cz yg dipakai tampilanya console..
yg masalah diatas pas aku ping sudah bisa mas
tanya lagi nih… gmn caranya supaya client tidak perlu harus menambahkan
search achmad.ac.id
nameserver 192.168.1.90 pada /etc/resolv.conf
jadi, misalnya client menggunakan proxy 192.168.1.3 menjadi alfa.achmad.ac.id dan juga pas waktu login samba di komputer saya kan masih menggunakan 192.168.1.4/share –> aku pingin menjadi beta.achmad.ac.id tetapi tanpa harus menambhkan alamat DNS server nya pada client!
gak bisa kopi paste? masa sih.
kalau misalnya ada komputer windows, login dulu ke server-server tadi pakai putty. tinggal sorot apa yang mau di copy paste.
kalau pakai komputer linux yang ada gui nya, login pakai ssh di terminal, lalu bisa copy paste dari situ.
ok ini diluar konteks
—
masalah setting /etc/resolv.conf, jika client diset ipnya statik, gak ada cara lain selain menambahkan konfigurasi itu.
jika client menggunakan ip dinamik, maka tinggal di atur di konfigurasi dhcp server.
tentang dhcp sudah diluar konteks tulisan ini.
maksutnya kalau kita kepingin supaya client gk pake menambahkan nameserver pada /etc/resol.conf harus membuat dhcp server?
Assalamualaikum.
Sering lihat DNS Server dengan BIND di OS Linux dari berbagai distro sebenarnya bisa tidak ya, DNS Server dengan BIND di OS Windows XP ? karena saya lebih sering menggunakan OS Windows XP ketimbang OS Linux…
Mohon bantuannya ?
ISC menyediakan binary version bind utk windows. Bisa diambil di https://www.isc.org/downloadables/11
Mungkin bisa dicoba
mas.. saya dulu pernah baca dns pake Centos ko sekarang ga ada kola ga salah di wiki nya ngadimi… bisa ada lagi ga…
Tulisannya masih ada: Instalasi Chroot DNS Server Menggunakan Bind di CentOS 5
mas, mohon pencerahanya, saya sudah membeli sebuah domain saya misalkan http://www.megamendung.com, kemudiaan saya ingin menginstallkan website yang telah saya desain ke server saya sendiri, sebelumnya saya sudah menyiapkan sebuah web server ubuntu, saya juga memiliki satu ip publik, saya misalkan 202.127.22.15
pertanyaan saya bagaimana saya harus mengkonfigurasi webserver yang saya buat tadi agar bisa saya remote via jaringan internet, melalui ip publik yang saya miliki. apa saja paket2 yang harus saya installkan ke web server saya (untuk LAMP sudah saya install sebelumnya), apakah saya harus menginstall DNS server?, serta dimana saya posisikan DNS server yang telah diberikan oleh ISP?
terima kasih sebelumnya…
@arif rahman saleh:
Agar webserver bisa diakses dari internet, cukup install apache atau lengkapnya LAMP (Linux, Apache, MySQL dan PHP) jika memang mau menggunakan php dan database MySQL.
Cara mengaksesnya, akses via http://ip.server.anda/
Bagaimana kalau ingin diakses menggunakan nama http://www.megamendung.com?
1. Bisa buat dns server. Dari registrar (tempat beli domain tadi), arahkan ns servernya ke dns server yang dibuat.
2. Cara termudah, hosting dns tadi di hostingan dns yang gratis. Misal, di everydns.net
3. Buat A record/atau hostname yang diarahkan ke IP publik, tempat webserver diinstall.
4. Konfigurasi virtualhost di apache (jika memang menggunakannya untuk beberapa domain).
Sepertinya itu saja yang bisa dijelaskan disini.
Mas tolong saya dikirimi video tutorial setting bind server dong..
Saya nggak paham-paham klo nggak ada videonya.
Mau ujian praktek mas. Tolong ya……
ke email saya. Atau kirim link downloadnya aja. plissssssssssssssss
pak cecep
salam kenal ya..
pak cecep saya mau tnya itu artikel download dmn..
soalnya saya mau bikin tugas …
terimaksaih ya pak…
@imam: saya tidak/belum membuat video tutorial untuk instalasi bind. saya juga tidak mengetahui link untuk video tutorial berbahasa indonesia, jadi maaf tidak bisa membantu.
@bassor: untuk download artikel kan tinggal di save page nya saja
Saya install ubuntu server 9.10 di virtualbox (winXp),saya sudah install bind9 waktu pengisian perushaan.com itu saya bingung pas di ip address nya soalnya ip address ubuntu server itu kan dhcp,lalu saya ganti dengan static di edit di /etc/network/interfaces
auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.1.251
network 192.168.1.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.1.255
gateway 192.168.30.128
tapi pas udah di save dan di restart sy tetep ga bisa nge ping ke ip lokal
kalo saya ping itu destinition host unreachable,mas bisa bantu cari solusi nya ga?apa untuk virtualbox ada settingan lain ya
mas cecep masalah setting ip nya sudah beres ternyata setting network virtualbox nya di rubah dari Nat ke Briidge
Terima kasih
Jika ingin bisa diakses dari komputer hosts, buat host only interfaces.
Menggunakan bridge interfaces jg bisa, tapi bedanya kalau bridge interfaces, interfaces yg digunakan harus sedang posisi aktif.
Maaf mas di db_perushaan.com itu kan terdapat ip address2
192.168.1.2 —->ini untuk ip server yg di gunanakan di ubuntu server
nah untuk ip address ini ip yang mana ya?
mail1 192.168.1.11 –>
mail2 192.168.1.12 –>
ns1 192.168.1.3 –>
ns2 192.168.2.3 –>
terima kasih sebelumnya
maaf
DNS itu prinsipnya hanya mendaftarkan alamat IP, agar bisa dipanggil menggunakan nama.
Jadi daftarkan IP mana saja yang ingin Anda panggil sebagai ns1.perusahaan.com atau nama lainnya.
mas, untuk smua langkah2 diatas sy udah ngerti, dan yang dari dulu sy gak ngerti, mengenai SOA nya, misalnya kita punya VPS dengan ip 192.168.1.1 , trus VPS itu di resolv.conf nya ada 2 NS yaitu nameserver 192.168.2.10 sama 192.168.2.11.
Nah, ketika saya ingin mengkonfigurasi sebuah domain dengan menggunakan VPS tadi (dengan ip 192.168.1.1), SOA mana yang harus saya pergunakan… mohon pencerahannya.. trims
maaf repost, sekedar info, domain yang pengen saya pakai utk VPS itu sudah di setting NS nya ke server tersebut. asumsinya ketika saya buat sebuah Virtual Host melalui Apache, domain tersebut bisa jalan… trims, salam..
Mas itu tutorial DNS nya cuma buat db.perusahaan.com aja tapi kalo di tutorial yang lain harus buat db.ip.address nya,apa beda nya ya?terus untuk ns1 dan ns2 apakah ini ada 2 server atau kah 1 server?
mas bener ga menggunakan server
1.ns1
2.ns2
3.mail1
4.mail2
5.www
jadi mas menggunakan 5 server / komputer?
mohon penjelasaanya mas
terima kasih
@wawan, maaf baru sempat jawab sekarang.
Ketika memakai lebih dari satu name server (NS), maka pastinya hanya satu yang berperan sebagai master, sisanya berperan sebagai slave. Yang dimaksud master dan slave disini dalam proses editing entrynya ya, bukan proses querynya.
Nah, di SOA disarankan ditulis name server yang berperan sebagai master.
@dodi, maaf juga baru sempet dijawab setelah berhari-hari
DNS itu pada prinsipnya ada dua, mapping dari nama/hostname ke alamat ip, dan sebaliknya mapping dari alamat ip ke nama/hostname.
Yang mapping dari alamat ip ke hostname, biasanya yang harus ngubah-ngubah pihak ISP, karena itu terkait blok alokasi ip. tentu saja bisa didelegasikan ke nameserver yang kita punya, jika alokasi ip yang kita gunakan satu subnet, dan isp nya mau mendelegasikan.
Kalau IP nya private untuk LAN anda sendiri, Anda juga bisa buat zona utk mapping dari IP ke hostname tadi.
Contohnya untuk network 10.0.0.0/8 (detail silakan cari dokumentasi di Internet).
zone "10.in-addr.arpa" { type master; file "/etc/bind/internal/db.10"; };kalo ada error ketika start bind9
sperti ini
rndc: connect failed: 127.0.0.1#953: connection refused
kenapa ya ??
btul gw errornya sama ky Mirza tolong dunx ada yg tau ga nanggulanginnya??mksi
ass……….dns saya sudah jalan……trus ip nya saya dhcp………..trus saya static lgi…………….dns nya trus ga jalan ………………gimana itu mas???……..mksih sebelumnya………….
sip tenan je
saya menggunakan ubuntu 9
nah saya coba instal dnsnya, sudah lakukan perintah pertama
sudo apt-get install bind
outputny:
package is not available
nah trus mesti gmn pak?
mas klo arti file dig
<> DiG 9.3.4 <> smkn1panongan.sch.id
;; global options: printcmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 55826(artinya)
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1 (artinya), ANSWER: 0 (artinya), AUTHORITY: 1(artinya), ADDITIONAL: 0(artinya)
;; QUESTION SECTION:(artinya)
;smkn1panongan.sch.id. IN A
;; AUTHORITY SECTION:(artinya)
smkn1panongan.sch.id. 604800 IN SOA ns1.smkn1panongan.sch.id. root.smkn1panongan.sch.id. 2006020201 604800 86400 2419200 604800
;; Query time: 0 msec (artinya)
;; SERVER: 127.0.0.1#53(127.0.0.1(artinya)
;; WHEN: Sat Jan 5 00:26:36 2008
;; MSG SIZE rcvd: 83(artinya)
tolong dibntu artikan y mas…thanks
Mas saya punya masalah dengan bin9 dan butuh cepat, boleh minta no HP atau lainnya ngagk ? terima kasih
Hp saya [*disensor sama admin*]
@husnib & lainnya, maaf akhir-akhir ini waktu saya terbatas, jadi sebaiknya coba konsultasi ke mailing lists seperti tanya-jawab@linux.or.id untuk mencari bantuan seputar permasalahan yang rekan-rekan hadapi.